Bahaya Penggunaan Micin atau MSG Pada Ibu Hamil



Monosodium glutamat, juga dikenal sebagai MSG, adalah salah satu bumbu yang akrab di setiap keluarga. Namun, memiliki MSG yang aman selama kehamilan adalah masalah yang kontroversial. Sama seperti bumbu lain seperti garam, kecap ikan, kecap, MSG hanyalah bahan lain untuk hidangan dan merupakan nama lain untuk natrium glutamat. Banyak orang berpikir bahwa penggunaan MSG dalam kehamilan dapat menyebabkan masalah kesehatan sementara yang lain mengatakan bahwa tubuh selalu mengandung sejumlah glutamat, sehingga MSG tidak menimbulkan banyak efek samping. untuk tubuh. Seberapa buruk masalah ini? Mari kita cari tahu melalui informasi di bawah ini.

Efek samping saat menggunakan MSG selama kehamilan
Lebih baik bagi wanita hamil untuk tidak menyalahgunakan bumbu dalam proses serta membatasi konsumsi makanan yang mengandung terlalu banyak MSG karena dapat membahayakan bayi seperti:
  • Plasenta trakea: Menggunakan terlalu banyak monosodium glutamat dalam kehamilan dapat merusak plasenta, mengganggu pengiriman makanan bayi dan dapat mengekspos bayi Anda ke kuman dan glutamat hidup bebas. Substansi dapat memasuki sel-sel otak dan menyebabkan otak menjadi bingung.
  • Sakit kepala: Kondisi ini dapat menyebabkan migrain, mempengaruhi penglihatan Anda dan membuat Anda peka terhadap suara dan cahaya.
  • Insomnia: Monosodium glutamat dapat menyebabkan insomnia dengan merangsang sel-sel otak, membuat Anda terjaga di malam hari.
  • Syaraf yang terlalu bersemangat: Monosodium glutamat dapat menyebabkan neurotransmiter menjadi tidak seimbang, menyebabkan saraf menjadi terlalu terangsang.
  • Masalah Jantung: Monosodium glutamat dapat menyebabkan aritmia, nyeri dada dan serangan jantung.
  • Hipertensi: Monosodium glutamat adalah garam yang dibuat dengan kombinasi natrium dan asam glutamat. Mengkonsumsi terlalu banyak MSG dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, yang dapat menyebabkan banyak komplikasi selama kehamilan.
  • Alergi: Jika Anda alergi terhadap monosodium glutamat sebelum kehamilan, sebaiknya tetap menjauh dari itu selama kehamilan karena gejalanya bisa memburuk. Beberapa gejala alergi yang mungkin Anda alami adalah sakit kepala, kesemutan, mual, nyeri dada, keringat ...
  • Panas: Ini adalah salah satu masalah umum ibu hamil. Namun, menggunakan MSG pada kehamilan dapat memperparah masalah ini karena sistem pencernaan harus "bekerja lebih keras" untuk mencernanya.
  • Efek kesehatan lainnya seperti mati rasa, kelelahan, dan masalah tiroid.

Mengapa orang berpikir bahwa mengonsumsi MSG selama kehamilan tidak berbahaya?
Lebih banyak penelitian telah dilakukan pada tikus yang menunjukkan bahwa MSG dikaitkan dengan cacat pada plasenta, tetapi studi pada monyet, yang terkait erat dengan manusia, memiliki efek sebaliknya.
Selain itu, MSG adalah bahan alami yang ditemukan dalam banyak makanan seperti tiram, makanan laut, tomat dan keju. Tubuh manusia dapat menghasilkan glutamat dan zat ini juga ditemukan dalam ASI.

Mencegah efek samping dari MSG
Monosodium glutamat adalah garam asam glutamat. Karena itu, jika Anda menggunakan MSG, Anda harus mengurangi garam untuk memastikan kesehatan. Anda dapat menambahkan MSG sebelum atau selama memasak. Anda hanya perlu menambahkan sekitar setengah sendok teh monosodium glutamat untuk sekitar 0,5 kg daging. Minum banyak air setelah makan makanan yang kaya MSG karena akan membantu menghilangkan MSG. Cara paling efektif untuk menghindari efek samping MSG adalah membatasi penggunaan MSG pada kehamilan.
Saat ini, MSG adalah bahan yang sangat diperlukan di dapur ibu rumah tangga. Namun, jika dilakukan di rumah, Anda dapat mengontrol jumlah MSG ke dalam hidangan. Biasanya, makanan siap saji, makanan kaleng dan setengah jadi sering mengandung banyak MSG. Jadi, bacalah bahan-bahan dengan seksama sebelum membeli.
Singkatnya, apakah aman menggunakan MSG selama kehamilan? Jawabannya sederhana: Jika Anda alergi atau sensitif terhadap MSG sebelum kehamilan, sebaiknya Anda tidak menggunakannya. Jika Anda tidak alergi, makan sejumlah kecil MSG tidak akan membahayakan Anda atau bayi Anda. Jika Anda makan terlalu banyak, Anda akan menghadapi beberapa masalah serius. Untuk amannya, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya untuk memastikan bayi Anda tumbuh aman dan sehat.

Comments